kumpulan skripsi,PTK ,literature pendidikan Dan kesehatan

Saturday, 5 November 2011

SKRIPSI AGAMA " PLURARISME "

PLURALISME AGAMA DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM (PERSPEKTIF AL QUR’AN) Untuk menghindari kesalahpahaman ataupun kekeliruan dalam memahami maka perlu ditegaskan istilah judul tersebut. Adapun istilah yang perlu penulis tegaskan : 1. Pluralisme Agama Pluralisme adalah banyak macam/berbagai macam . Agama yaitu menuntun hidup umat manusia. Seperti halnya di Indonesia terdiri atas banyak macam agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. Umat pemeluknya hidup dalam kebersamaan bernaung di bumi pertiwi. 2. Implementasi Berarti penerapan . Jadi di dalam Al-Qur’an sudah terdapat konsep-konsep tentang pluralisme tinggal penerapannya dengan atau dalam pendidikan Islam. Bagaimanakah penerapannya dalam pendidikan Islam tentang konsep-konsep pluralisme dalam Al-Qur’an tersebut. 3. Pendidikan Islam Dari berbagai uraian yakni Drs. Ahmad D. Marimba, Abdur Rahman Nahlawi, Drs. Burhan Shomad, Mustofa Al-Ghulayani, Syeh Muhammad A. Naqaib Al Atos, Prof. Dr. Hasan L., Hasil Seminar Pendidikan Islam Se Indonesia 7-11 Mei 1960 di Cipayung Bogor. Pendidikan Islam adalah bimbingan yang dilakukan oleh orang dewasa kepada terdidik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim . 4. Perspektif Al-Qur’an Pandangan Al Qur’an tentang pluralisme agama dan implementasikannya dalam pendidikan Islam adalah kalam Allah yang tiada tandingannya (mu’jizat), diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW penutup para Nabi dan Rosul dengan perantaraan Malaikat Jibril AS ditulis dalam mushaf-mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir (oleh orang banyak), serta mempelajarinya merupakan suatu ibadah, dimulai dengan Surat Al-Fatihah dan ditutup dengan Surat An-Nas . Allah menurunkan Al-Qur’an adalah untuk menjadi undang-undang bagi umat manusia dan petunjuk serta sebagai tanda atas kebenaran Rosul dan penjelasan atas kenabian dan kerosulannya, juga sebagai alasan (hijjah) yang kuat dihari kemudian dimana akan dinyatakan bahwa Al-Qur’an itu benar-benar diturunkan dari Dzat Yang Maha Bijaksana lagi terpuji. Nyatalah bahwa Al-Qur’an adalah Mu’jizat abadi yang menundukkan semua generasi dan bangsa sepanjang masa. DOWNLOAD GRATIS PADA LINK DI BAWAH INI

PTK OLAHRAGA

UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR LEMPAR CAKRAM DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MODIFIKASI PIRING PLASTIK Sarana prasarana merupakan salah satu bagian yang strategis dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Dengan kata lain, lengkap dan tidak lengkapnya sarana prasarana pembelajaran turut mempengaruhi maksimal dan tidak maksimalnya ketercapaian tujuan pembelajaran. Sarana yang lengkap bisa memudahkan guru untuk mengejar target-target tertentu yang menjadi tujuan pembelajaranya. Begitu sebaliknya, sarana yang tidak lengkap akan menyulitkan bagi guru dalam mencapai target-target tujuan pembelajaranya. Ini pula yang terjadi pada pembelajaran Lempar Cakram di SMP Negeri 3 Karangnunggal, Kondisi nyata di sekolah, media Cakram hanya tersedia 2 buah, 1 untuk putri dan 1 untuk putra. Sementara rata-rata siswa di SD Al Manar pakal Surabaya berjumlah 30 – 35 orang, jadi komparasi antara jumlah Cakram dan jumlah siswa adalah 1 : 17 putra/putri. Jelas dari gambaran tersebut bahwa proses pembelajaran Lempar Cakram menjadi tidak efektif, dan akibatnya bahwa target kurikulum menjadi sangat rendah. Situasi dan kondisi ini sudah berjalan cukup lama dan sekolah sampai detik ini belum bisa memenuhi sarana Cakram tersebut sampai batas yang cukup memadai atau kondisi ideal, misalnya dengan perbandingan 1 : 2 ( 1 cakram untuk 2 orang ). Hal ini bisa dimengerti, karena sekolah mempunyai kebutuhan yang sangat banyak dan hampir semuanya mempunyai tingkat urgensitas yang tinggi untuk di penuhi oleh sekolah. Sehingga menuntut sekolah untuk menyediakan Cakram sesuai dengan kondisi ideal, merupakan suatu yang tidak realistis dan lebih jauhnya bisa menimbulkan gejolak dan iklim yang tidak kondusif di sekolah. Oleh karena itu perlu sebuah pemecahan masalah yang sederhana dan bisa dilakukan oleh guru. Melihat permasalahan di atas, maka satu pemikiran yang muncul adalah bahwa perlu adanya sebuah media alternatif modifikatif untuk mengganti cakram yang memang cukup mahal. Media alternatif modifikatif tersebut harus bersifat bisa mewakili karakteristik cakram, murah, banyak tersedia atau mudah di dapat. Dari beberapa kriteria media alternatif modifikatif untuk mengganti cakram tersebut nampaknya piring plastik bisa dijadikan media alternatif modifikatif untuk mengganti cakram. Dari segi bentuk, jelas ada kemiripan dengan bentuk cakram, dari segi ketersediaan dan harga, maka piring plastik sangat mudah sekali di dapat di pasar-pasar tradisional dengan harga sangat murah. Dari permasalahan tersebut di atas maka penulis menentukan judul Penelitian Tindakan Kelas ini “ Upaya Meningkatkan Efektivitas Belajar Lempar Cakram dengan Media Modifikasi Piring Plastik , Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VI SD Al Manar surabaya“

SKRIPSI OLAHRAGA "KESEHATAN MASYARAKAT"

HUBUNGAN ANTARA KESEGARAN JASMANI DENGAN TEKANAN DARAH PADA KARANG TARUNA TUNAS HARAPAN USIA 20-39 TAHUN Hubungan antara Kesegaran Jasmani dengan Tekanan Darah pada Karang Taruna Tunas Harapan Usia 20-39 Tahun di Bulakrejo Sragen. Skripsi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing : I. Drs. Sugiharto, M. Kes., II. Mardiana, S. KM. Kata Kunci : Kesegaran Jasmani, Tekanan Darah Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah adakah hubungan antara kesegaran jasmani dengan tekanan darah pada karang taruna tunas harapan usia 20-39 tahun di Bulakrejo Sragen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesegaran jasmani dengan tekanan darah pada karang taruna tunas harapan usia 20-39 tahun di Bulakrejo Sragen. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan metode survei dan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota karang taruna tunas harapan Bulakrejo Sragen yang berjumlah 90 orang. Sampel yang diambil sejumlah 50 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dengan kriteria kesegaran jasmani baik, sedang, buruk dan tekanan darah normal, perbatasan, hipertensi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah : (1) Tes jalan cepat 4,8 Km dengan sarana stopwatch, nomor dada, meteran, (2) pengukuran tekanan darah dengan sarana tensimeter air raksa, stetoskop. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan statistic korelasi Rank Spearman dengan nilai probabilitas 0,003. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden berada dalam tingkat kesegaran jasmani baik 58%, sedang 34%, dan buruk 8%. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukan ada 68% responden memiliki tekanan darah normal, perbatasan 24% dan Hipertensi 8%. Dari uji statistik didapatkan nilai rs = 0,408. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kesegaran jasmani dengan tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diajukan adalah bagi anggota karang taruna dengan kesegaran jasmani baik hendaknya selalu menjaga dan mempertahankan kesegaran jasmaninya dengan cara jogging, jalan kaki, senam. Anggota karang taruna dengan kesegaran jasmani sedang dan buruk hendaknya dapat meningkatkan kesegaran jasmani menjadi lebih baik dengan berolahraga secara teratur dan benar. Bagi masyarakat yang ingin menjaga tekanan darah agar tetap normal, dianjurkan rajin melakukan aktifitas fisik, seperti dengan latihan senam secara teratur tiga kali setiap minggu selama 30 menit. Perlu ada penelitian lebih lanjut, mengenai faktor yang berhubungan dengan tekanan darah. DOWNLOAD GRATIS PADA LINK DI BAWAH

SKRIPSI OLAHRAGA " RENANG"

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN TINGGI BADAN DENGAN KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25 METER PADA MAHASISWA PUTERA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan dan Tinggi Badan Dengan Kecepatan Renang Gaya Crawl 25 Meter Pada Mahasiswa Putera Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Angkatan Tahun 2005. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter pada mahasiswa putera Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Angkatan Tahun 2005. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan antara kekuatan otot lengan dan tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter pada mahasiswa putera Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Angkatan Tahun 2005?” Metode penelitian ini adalah menggunakan metode survey tes, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa putera Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Universitas Negeri Semarang angkatan tahun 2005 yang telah lulus mata kuliah renang berjumlah 120 mahasiswa, karena jumlah banyak maka tidak seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Pemilihan sampel menggunakan sistem proporsif random sampling, karena mahasiswa angatan tahun 2005 ada tiga kelas. Pemilihan sampel mendapatkan 60 orang mahasiswa. Analisis data menggunakan analisis regresi tunggal dan regresi ganda. Sebelum uji hipotesis dilakukan uji persyaratan analisis hipotesis, untuk uji normalitas data dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov, untuk uji homogenitas menggunakan Chi-Square dan untuk uji linieritas garis regresi dengan uji F dengan menggunakan taraf signifikan 5 %. Karena persyaratan uji hipotesis tidak terpenuhi atau model garis regresi data yang ada menunjukkan tidak linier, maka menggunakan metode statistik non parametrik yaitu menggunakan Korelasi Kendall’S. Hasil analisis data penelitian diperoleh berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan korelasi Kendall’s yang menunjukkan bahwa untuk variable kekuatan otot lengan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar +0,128 dan nilai signifikansi sebesar 0,151 > 0,05 berarti H0 : diterima. Kesimpulannya adalah Tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter, untuk variable tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar +0.318 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 > 0,05 berarti H0 : ditolak. Kesimpulannya adalah Ada hubungan yang signifikan antara tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter dan untuk variable kekuatan otot lengan dan tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter diperoleh nilai statistik hitung 0.033 dan nilai signifikansi sebesar 0.983 > 0.05 H0 : diterima. Kesimpulannya adalah Tidak Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan tinggi badan dengan kecepatan renang gaya crawl 25 meter pada mahasiswa putera PKLO FIK UNNES Angkatan 2005.

Thursday, 3 November 2011

GUDANG SKRIPSI

GUDANG SKRIPSI
http://www.ziddu.com/download/17154562/SKRIPSIORSEPAKBOLA7.pdf.html

SKRIPSI "SEPAK BOLA"

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT PERUT DAN KELENTUKAN TOGOK DENGAN KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA POSISI BERDIRI KAKI SEJAJAR PADA PEMAIN SEPAKBOLA Permasalahan yang hendak dikaji dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah ada hubungan kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pada pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007 ?, 2) Apakah ada hubungan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007 ?, dan 3) Apakah ada hubungan antara kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007 ?. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Ingin mengetahui hubungan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pada pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007, 2) Ingin mengetahui hubungan kelentukan togok dengan kemapuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pada pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007, dan 3) Ingin mengetahui hubungan kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri kaki sejajar pada pemain sepakbola PS. UNTAG Semarang tahun 2007. Populasi penelitian ini adalah pemain klub sepakbola PS. UNTAG Semarang yang terdaftar pada kompetisi tahun lalu yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling, yaitu seluruh populasi dalam penelitian diambil sebagai sampel, sehingga sampel penelitian ini sebanyak 30 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu kekuatan otot perut dan kelentukan togok sebagai variabel bebas serta kemampuan menyundul bola sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan survei dengan teknik tes dan pengukuran. Selanjutnya data yang diperoleh dari tes dan pengukuran tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis regresi. Hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (rx1y) sebesar 0,611 > rtabel = 0,361, berarti ada hubungan kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola. Koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,708 > rtabel = 0,361, berarti ada hubungan kelentukan togok dengan kemampuan menyndul bola. Koefisien korelasi (rx12y) sebesar 0,753. Uji keberartian koefisien korelasi ganda menggunakan uji F diperoleh Fhitung = 17,631 > Ftabel = 3,35, berarti ada hubungan antara kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola. Simpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini yaitu kemampuan menyundul bola ikut ditentukan oleh kekuatan otot perut dan kelentukan togok. Mengacu dari hasil tersebut penulis dapat mengajukan saran yaitu : 1) Bagi para pelatih dalam memberikan latihan menyundul bola kepada para pemainnya hendaknya diimbangi dengan peningkatan kondisi fisik berupa kekuatan otot perut dan kelentukan otot togok sehingga pelatihan yang dilakukan dapat berhasil guna dan berdaya guna dan 2) Bila akan mengulangi penelitian ini, supaya menggunakan sampel yang memiliki kemampuan teknik menyundul bola yang baik atau pada pemain tingkat mahir guna memperoleh hasil yang lebih meyakinkan.DOWNLOAD GRATIS PADA LINK DIBAWAH INI http://www.ziddu.com/download/17154562/SKRIPSIORSEPAKBOLA7.pdf.html

SKRIPSI ILMU EKONOMI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI MASYARAKAT DI INDONESIA Skripsi ini berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Konsumsi Di Indonesia Tahun 1988-2005. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang di peroleh dari BI (Bank Indonesia) dan BPS (Badan Pusat Statistik). Variabel yang di gunakan antara lain : pengeluaran konsumsi masyarakat, pendapatan nasional, inflasi, suku bunga deposito dan jumlah uang beredar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode destkriptif dan kuantitatif, yaitu mendiskripsikan suatu permasalahan dengan menganalisis data dan hal-hal yang berhubungan dengan angka-angka atau rumus-rumus perhitungan yang digunakan untuk menganalisis masalah yang sedang diteliti. Adapun metode analisis yang digunakan peneliti yaitu dengan metode ECM (Error Correction Model). Hasil analisis dari penelitian ini menyebutkan bahwa dalam jangka pendek pengeluaran konsumsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nasional, inflasi dan suku bunga deposito, sedangkan jumlah uang beredar tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi di Indonesia pada tahun penelitian. SILAKAN DOWNLOAD GRATIS PADA LINK DI BAWAH http://www.ziddu.com/download/17154162/Faktor2KonsumsiMasyarakat.pdf.html